Travel Blog Yang Ringan dan Simple
Saya termasuk orang yang ga suka dengan banyak pernik. Saya terobsesi dengan kerapian dan kesimpelan. Termasuk dalam bepergian dan termasuk dalam bercerita mengenai tempat yang pernah saya kunjungi. Konsekuensi dari prinsip ini adalah saya paling ga mau bawa banyak bawaan. Bahkan kalo perlu, ransel kecil harus cukup untuk menampung semua keperluan.
Kelemahan filosofi ini adalah saya jadi ga punya banyak foto, karena saya paling males difoto. Ada alasannya, karena males bawa bawaan maka bawa baju juga ga banyak. Jadi lucu kan kalo di mana-mana tempat bajunya sama terus?
Kelemahan lainnya adalah saya jadi ga mungkin bawa alat masak. Jadi musti beli. Otomatis pengeluaran membengkak untuk makanan. Karena saya termasuk hobi makan dan ngopi. Banyak teman traveler yang suka bawa alat masak mini ketika ke luar negeri dan itu sah dan bahkan dianjurkan. Kita makan 3 kali sehari, minimal 2 kali. Jadi emang di mana-mana tempat kita perlu makan. Belum tentu makanan di tempat yang kita kunjungi cocok denga lidah daaan cocok dengan budget.
Kelemahan filosofi ini adalah saya jadi ga punya banyak foto, karena saya paling males difoto. Ada alasannya, karena males bawa bawaan maka bawa baju juga ga banyak. Jadi lucu kan kalo di mana-mana tempat bajunya sama terus?
Kelemahan lainnya adalah saya jadi ga mungkin bawa alat masak. Jadi musti beli. Otomatis pengeluaran membengkak untuk makanan. Karena saya termasuk hobi makan dan ngopi. Banyak teman traveler yang suka bawa alat masak mini ketika ke luar negeri dan itu sah dan bahkan dianjurkan. Kita makan 3 kali sehari, minimal 2 kali. Jadi emang di mana-mana tempat kita perlu makan. Belum tentu makanan di tempat yang kita kunjungi cocok denga lidah daaan cocok dengan budget.
Komentar
Posting Komentar